Yogyakarta, 2/02/2026 – Bertemu dengan teman-teman dari berbagai negara telah menjadi the norm bagi Indonesian Language and Culture Service (INCULS). Mereka datang menjadi mahasiswa Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA). Belajar mengenai Indonesia, baik bahasa maupun budayanya. Awal Februari ini, kami kedatangan 12 (duabelas) dari Timor Leste 🇹🇱 di bawah program FDCH. Ini adalah kali pertama program ini dilakukan. Menjalin suatu hubungan kerjasama baru dalam perjalanan INCULS.
12 mahasiswa ini akan belajar di INCULS, FIB UGM selama 1 semester. Mulai dari kelas Berbicara, Tata Bahasa, dan kelas-kelas lainnnya yang akan menunjang kemampuan Bahasa Indonesia teman-teman FDCH. Kerennya, ternyata semua 12 mahasiswa BIPA baru kami sudah lancar berbahasa Indonesia. Meskipun begitu, mereka tetap antusias untuk belajar lebih mendalam. Kami dari INCULS sangat menantikan 1 semester kedepan ini bersama mereka.


Di dalam museum, para mahasiswa mengamati berbagai koleksi sambil menyimak penjelasan dari pemandu. Mereka diperkenalkan pada bermacam artefak, seperti alat-alat batu dari zaman prasejarah, benda-benda peninggalan masa Islam, aneka jenis wayang, serta senjata dan mainan tradisional. Kegiatan ini membantu mahasiswa dalam memperkaya kosakata, terutama istilah-istilah yang berkaitan dengan budaya lokal Indonesia sehingga mereka mampu merangkai kalimat sesuai dengan kaidah tata bahasa serta konteks budaya.Â