Yogyakarta – Teman-teman mahasiswa dari University of Technology Sydney (UTS) dan Australia National University (ANU) baru saja mengikuti aktivitas yang sangat seru. Dari tanggal 29 Juni hingga 2 Juli, mereka mengikuti kelas membatik intensif. Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan budaya Indonesia secara langsung kepada mahasiswa asing. Selama beberapa hari tersebut, para peserta belajar seluruh proses pembuatan batik tradisional dengan penuh semangat.
Proses membatik ini dibagi rata dalam tiga kali pertemuan. Pada pertemuan pertama, para mahasiswa mulai menggambar sketsa desain pada kain dan mencanting menggunakan lilin malam. Selanjutnya, pada pertemuan kedua, mereka melakukan proses pewarnaan sehingga kain-kain tersebut menjadi sangat indah. Pada pertemuan ketiga dan terakhir, mereka merebus kain dengan air panas untuk melepas lilin. Dalam waktu yang cukup singkat, kain batik yang cantik pun sudah jadi.

Meskipun baru pertama kali mencoba, hasil karya para mahasiswa UTS dan ANU ini sangat bagus dan kreatif. Melalui kegiatan membatik ini, mereka tidak hanya belajar teknik seni tradisional, tetapi juga merasakan kehangatan budaya Indonesia. Selembar kain batik yang mereka buat sendiri ini bukan sekadar oleh-oleh, melainkan simbol persahabatan yang erat antara Australia dan Indonesia. Semoga pengalaman manis ini selalu membekas di hati mereka.